Selamat datang di Sentra Cendekia Publishing, mitra profesional publikasi ilmiah yang mendampingi dosen, mahasiswa, peneliti, guru, dan praktisi dalam mempersiapkan artikel berkualitas untuk jurnal nasional maupun internasional. Pada artikel mengenai Cek Similarity Jurnal Nasional ini, Anda akan mempelajari pentingnya pemeriksaan similarity sebelum submit artikel, standar persentase similarity yang umum diterapkan oleh jurnal nasional, tools yang banyak digunakan, langkah-langkah melakukan pengecekan, contoh hasil similarity report, serta berbagai tips untuk menurunkan tingkat kemiripan agar peluang artikel diterima semakin tinggi.
Lembaga Publikasi Jurnal Terakreditasi & Bereputasi Terverfikasi

Dalam Proses Cara Upload Jurnal Sinta dimulai dari memastikan artikel sudah sesuai template jurnal, kemudian masuk ke tahap submission melalui sistem Sinta (Science and Technology Index). Pada tahap awal, Anda perlu memahami Cara Submit Jurnal Sinta agar tidak terjadi kesalahan teknis. Setelah itu, lakukan pengecekan Template Jurnal Sinta sebelum unggah file manuskrip. Pastikan juga sudah melakukan Cek Similarity Jurnal Nasional untuk menghindari plagiarisme. Anda juga perlu tahu Biaya Publikasi Jurnal Nasional Sinta.
Selanjutnya, penulis wajib menyiapkan Format Jurnal Nasional yang sesuai standar Sinta. Jangan lupa memahami Proses Review Jurnal Sinta agar siap menghadapi revisi dari reviewer. Untuk meningkatkan peluang diterima, pelajari juga Strategi Publikasi Sinta serta Tips & Syarat Lolos Jurnal Sinta. Terakhir, Anda dapat menggunakan layanan Jasa Publikasi Jurnal Sinta untuk pendampingan hingga artikel benar-benar terbit.
Apa Itu Cek Similarity Jurnal Nasional?

Cek similarity jurnal nasional adalah proses membandingkan isi sebuah artikel ilmiah dengan jutaan dokumen lain yang telah tersimpan dalam berbagai database akademik. Pemeriksaan ini bertujuan mengetahui tingkat kemiripan teks sehingga editor dapat menilai apakah naskah memenuhi standar etika publikasi.
Perlu dipahami bahwa similarity bukan berarti plagiarisme. Similarity hanya menunjukkan adanya bagian yang memiliki kemiripan dengan sumber lain. Selanjutnya editor akan menilai apakah kemiripan tersebut masih wajar karena kutipan, daftar pustaka, istilah ilmiah, atau justru merupakan tindakan plagiarisme. Oleh karena itu, setiap penulis sebaiknya melakukan pengecekan similarity sebelum mengirimkan artikel ke jurnal nasional agar proses review berjalan lebih lancar.
Mengapa Cek Similarity Jurnal Nasional Sangat Penting?
Melakukan cek similarity sebelum submit artikel bukan hanya memenuhi persyaratan administrasi, tetapi juga menjadi bentuk komitmen terhadap integritas akademik.
Beberapa alasan pentingnya cek similarity antara lain:
- Membantu memastikan artikel memiliki tingkat orisinalitas yang tinggi.
- Mengurangi risiko penolakan oleh editor pada tahap awal (desk review).
- Menunjukkan bahwa penulis memahami etika penulisan ilmiah.
- Meningkatkan kepercayaan reviewer terhadap kualitas manuskrip.
- Memudahkan proses revisi apabila masih ditemukan bagian yang terlalu mirip dengan sumber lain.
- Mendukung reputasi akademik penulis dan institusi.
Semakin rendah tingkat similarity yang diperoleh tanpa mengurangi kualitas substansi penelitian, semakin besar peluang artikel untuk melanjutkan ke proses peer review.
Konsultasikan artikel Anda bersama Sentra Cendekia Publishing. Kami siap membantu proses publikasi jurnal Scopus maupun SINTA secara profesional.
Saya Ingin Publikasi Jurnal SintaLangkah-Langkah Cek Similarity Jurnal Nasional
Melakukan pemeriksaan similarity sebenarnya cukup mudah apabila dilakukan secara sistematis. Berikut tahapan yang dapat Anda ikuti.
| Langkah | Penjelasan |
|---|---|
| 1. Finalisasi Artikel | Pastikan isi artikel sudah lengkap mulai dari judul hingga daftar pustaka. |
| 2. Pilih Software Similarity | Gunakan Turnitin, iThenticate, atau software lain yang terpercaya. |
| 3. Upload Dokumen | Unggah artikel dalam format DOC, DOCX, atau PDF sesuai ketentuan. |
| 4. Tunggu Proses Analisis | Sistem akan membandingkan artikel dengan jutaan dokumen ilmiah. |
| 5. Pelajari Similarity Report | Identifikasi bagian yang memiliki tingkat kemiripan tinggi. |
| 6. Lakukan Revisi | Parafrase bagian yang diperlukan dan tambahkan sitasi bila diperlukan. |
| 7. Lakukan Pemeriksaan Ulang | Pastikan similarity sudah berada pada batas yang dipersyaratkan jurnal tujuan. |
Standar Similarity yang Umum Digunakan Jurnal Nasional
Berikut gambaran umum batas similarity yang banyak diterapkan oleh berbagai jurnal nasional. Setiap jurnal dapat memiliki kebijakan yang berbeda sehingga penulis tetap perlu membaca author guidelines jurnal tujuan.
| Persentase Similarity | Kategori | Rekomendasi |
|---|---|---|
| 0–10% | Sangat Baik | Ideal untuk sebagian besar jurnal. |
| 11–15% | Baik | Masih diterima oleh banyak jurnal. |
| 16–20% | Perlu Perhatian | Disarankan melakukan revisi sebelum submit. |
| >20% | Berisiko Tinggi | Berpotensi ditolak pada tahap awal. |
Tools Cek Similarity Jurnal Nasional yang Paling Banyak Digunakan
Ada banyak tools yang dapat digunakan untuk mengecek similarity artikel ilmiah. Namun, tidak semuanya memiliki kualitas database yang sama. Untuk publikasi jurnal nasional, penulis sebaiknya memilih tools yang memang umum dipakai oleh editor dan reviewer.
| Tools | Kelebihan | Kekurangan | Cocok Untuk |
|---|---|---|---|
| Turnitin | Database luas, hasil mudah dibaca, paling umum dipakai di kampus. | Tidak selalu tersedia untuk pengguna individu. | Mahasiswa, dosen, dan penulis jurnal nasional. |
| iThenticate | Sangat kuat untuk artikel ilmiah dan jurnal internasional. | Biaya relatif lebih tinggi. | Peneliti dan penulis jurnal bereputasi. |
| Grammarly Plagiarism Checker | Mudah digunakan dan terintegrasi dengan pengecekan grammar. | Database tidak seluas Turnitin atau iThenticate. | Draft awal dan pengecekan ringan. |
| Plagscan | Antarmuka sederhana dan cukup akurat. | Tidak sepopuler Turnitin di Indonesia. | Pengecekan mandiri sebelum submit. |
| Quetext | Cepat dan mudah dipakai. | Cocok untuk pengecekan dasar, bukan final. | Draft artikel nonfinal. |
| Unicheck | Mendukung integrasi dengan LMS dan dokumen akademik. | Tidak selalu tersedia secara luas. | Institusi pendidikan dan penulis akademik. |
Data Terbaru Batas Similarity Jurnal Nasional
Hingga 2025–2026, tidak ada satu angka baku yang berlaku untuk semua jurnal nasional. Setiap jurnal memiliki kebijakan editorial masing-masing. Namun, berdasarkan praktik umum yang sering dijumpai, berikut kisaran similarity yang banyak digunakan.
| Jenis Jurnal | Kisaran Similarity yang Sering Dipakai | Catatan |
|---|---|---|
| Jurnal nasional bereputasi tinggi | 0–15% | Biasanya lebih ketat terhadap kemiripan teks. |
| Jurnal Sinta 2–4 | 10–20% | Masih dapat diterima jika kutipan dan daftar pustaka wajar. |
| Jurnal Sinta 5–6 | 15–25% | Tetap bergantung pada kebijakan editor masing-masing jurnal. |
| Jurnal internal kampus | 20–30% | Umumnya lebih fleksibel, tetapi tetap harus orisinal. |
| Catatan umum | Tidak ada batas tunggal nasional | Selalu baca author guidelines sebelum submit. |
FAQ Cek Similarity Jurnal Nasional
1. Apakah similarity tinggi selalu berarti plagiarisme?
Tidak selalu. Similarity tinggi bisa disebabkan oleh kutipan, daftar pustaka, istilah umum, atau metode yang mirip dengan penelitian lain. Namun, jika terlalu banyak bagian yang sama tanpa sitasi, maka itu berisiko dianggap plagiarisme.
2. Berapa batas similarity yang aman untuk jurnal nasional?
Tidak ada angka tunggal yang berlaku untuk semua jurnal. Banyak jurnal nasional menerima kisaran 10–20%, tetapi penulis harus selalu mengikuti kebijakan jurnal tujuan.
3. Apakah daftar pustaka dihitung dalam similarity?
Pada banyak software, daftar pustaka tetap bisa terdeteksi. Karena itu, beberapa jurnal meminta pengecekan dilakukan dengan mengecualikan referensi.
4. Apakah abstrak juga memengaruhi similarity?
Ya, abstrak dapat memengaruhi similarity jika terlalu mirip dengan artikel lain atau menggunakan kalimat yang sangat umum.
5. Software apa yang paling direkomendasikan untuk cek similarity jurnal?
Turnitin dan iThenticate adalah dua tools yang paling sering digunakan dalam dunia akademik karena database dan akurasinya cukup baik.
Tidak selalu. Parafrase yang baik harus mengubah struktur kalimat dan tetap menjaga makna ilmiah. Jika hanya mengganti beberapa kata, similarity masih bisa tinggi.
7. Apakah jurnal nasional selalu memeriksa similarity?
Sebagian besar jurnal nasional bereputasi melakukan pemeriksaan similarity pada tahap awal sebelum review.
8. Kapan waktu terbaik melakukan cek similarity?
Waktu terbaik adalah setelah artikel selesai sepenuhnya, tetapi sebelum dikirim ke jurnal.
9. Apakah similarity report bisa digunakan untuk revisi?
Tentu saja. Similarity report sangat membantu penulis mengetahui bagian mana yang perlu diperbaiki.
10. Apakah jasa cek similarity aman digunakan?
Aman, selama jasa tersebut menggunakan tools yang kredibel, menjaga kerahasiaan naskah, dan membantu penulis memperbaiki artikel secara etis.
Referensi Tepercaya
Berikut beberapa referensi resmi dan tepercaya yang dapat dijadikan rujukan terkait etika publikasi, similarity, dan plagiarisme:
- Committee on Publication Ethics (COPE)
https://publicationethics.org/ - Turnitin Similarity
https://www.turnitin.com/products/similarity - iThenticate
https://www.ithenticate.com/ - Elsevier – Plagiarism Policy
https://www.elsevier.com/about/policies-and-standards/plagiarism - Crossref Similarity Check
https://www.crossref.org/services/similarity-check/ - SINTA (Science and Technology Index)
https://sinta.kemdikbud.go.id/ - Garuda – Garba Rujukan Digital
https://garuda.kemdikbud.go.id/
Kesimpulan
Melakukan cek similarity jurnal nasional adalah langkah penting untuk memastikan artikel ilmiah memenuhi standar orisinalitas, etika publikasi, dan ketentuan jurnal tujuan. Dengan memahami batas similarity, memilih tools yang tepat, membaca similarity report secara cermat, serta melakukan revisi yang etis, peluang artikel Anda untuk diterima di jurnal nasional akan semakin besar.

