Selamat datang di Sentra Cendekia Publishing, mitra profesional yang siap membantu dosen, peneliti, mahasiswa, dan akademisi dalam setiap tahapan publikasi ilmiah, mulai dari penyusunan artikel, pemilihan jurnal bereputasi, hingga pendampingan publikasi pada jurnal nasional dan internasional. Kami berkomitmen memberikan solusi publikasi yang cepat, tepat, dan terpercaya melalui layanan Direct Publication Solution.
Dalam artikel ini, Anda akan mempelajari cara merge Author ID Scopus secara lengkap. Topik ini sangat penting karena tidak sedikit penulis yang memiliki lebih dari satu Scopus Author ID akibat perbedaan penulisan nama, afiliasi, atau metadata publikasi. Artikel ini membahas penyebab terjadinya profil ganda, manfaat menggabungkan Author ID, langkah-langkah menggunakan Author Feedback Wizard, data terbaru, contoh kasus, hingga referensi resmi dari Elsevier agar proses merge dapat dilakukan dengan benar.
Lembaga Publikasi Jurnal Terakreditasi & Bereputasi Terverfikasi

Proses Cara Upload Jurnal Scopus dimulai dari memastikan artikel sudah sesuai template jurnal, kemudian masuk ke tahap submission melalui sistem editorial seperti Elsevier Editorial Manager. Pada tahap awal, Anda perlu memahami Cara Submit Jurnal Scopus agar tidak terjadi kesalahan teknis. Setelah itu, lakukan pengecekan Template Jurnal Scopus sebelum unggah file manuskrip. Pastikan juga sudah melakukan Cek Similarity Jurnal untuk menghindari plagiarisme.
Selanjutnya, penulis wajib menyiapkan Format Jurnal Internasional yang sesuai standar Scopus. Jangan lupa memahami Proses Review Jurnal Scopus agar siap menghadapi revisi dari reviewer. Untuk meningkatkan peluang diterima, pelajari juga Strategi Publikasi Scopus serta Tips & Syarat Lolos Jurnal Scopus. Terakhir, Anda dapat menggunakan layanan Jasa Publikasi Scopus untuk pendampingan hingga artikel benar-benar terbit.
Apa Itu Merge Author ID Scopus?

Merge Author ID Scopus adalah proses menggabungkan dua atau lebih Scopus Author ID yang sebenarnya dimiliki oleh penulis yang sama. Proses ini bertujuan agar seluruh artikel, sitasi, dan metrik akademik seperti h-index terkumpul dalam satu profil yang akurat.
Profil ganda dapat muncul karena berbagai alasan, misalnya perubahan nama penulis, penggunaan singkatan yang berbeda, perpindahan institusi, atau kesalahan metadata saat artikel dipublikasikan. Dengan melakukan merge, rekam jejak publikasi menjadi lebih lengkap dan mudah dikenali oleh komunitas akademik.
Konsultasikan artikel Anda bersama Sentra Cendekia Publishing. Kami siap membantu proses publikasi jurnal Scopus maupun SINTA secara profesional.
Saya Ingin Publikasi ScopusMengapa Author ID Scopus Bisa Menjadi Ganda?
Beberapa faktor yang paling sering menyebabkan munculnya lebih dari satu Scopus Author ID antara lain:
| Penyebab | Penjelasan | Dampak |
|---|---|---|
| Perbedaan Penulisan Nama | Nama lengkap dan singkatan digunakan secara bergantian. | Scopus membuat profil baru. |
| Perubahan Afiliasi | Penulis berpindah institusi. | Metadata dianggap berbeda. |
| Metadata Tidak Konsisten | Informasi penulis tidak sama pada setiap artikel. | Artikel tersebar di beberapa profil. |
| Kesalahan Indeksasi | Sistem salah mengelompokkan artikel. | Sitasi dan h-index tidak terakumulasi. |
Penjelasan: Profil ganda dapat mengurangi akurasi rekam jejak akademik. Oleh karena itu, penulis disarankan untuk rutin memeriksa Profil Author Scopus dan segera mengajukan merge apabila ditemukan duplikasi.
Manfaat Merge Author ID Scopus
Melakukan merge memberikan berbagai keuntungan bagi penulis, antara lain:
- Menggabungkan seluruh artikel ke dalam satu profil.
- Menyatukan jumlah sitasi.
- Memperbarui nilai h-index secara lebih akurat.
- Memudahkan identifikasi oleh peneliti lain.
- Mendukung evaluasi kinerja akademik.
- Mempermudah pengajuan hibah penelitian.
- Menghindari kebingungan akibat profil ganda.
- Meningkatkan kredibilitas akademik di tingkat internasional.
Kapan Perlu Melakukan Merge Author ID?
Penulis disarankan melakukan merge apabila mengalami kondisi berikut:
- Memiliki dua atau lebih Scopus Author ID.
- Artikel terbaru tidak muncul pada profil utama.
- Sitasi tersebar di beberapa profil.
- Nilai h-index lebih rendah dari yang seharusnya.
- Terdapat variasi nama pada publikasi yang berbeda.
- Afiliasi institusi tidak konsisten.
Dengan mengenali kondisi tersebut sejak dini, proses penggabungan profil dapat dilakukan lebih cepat sehingga data publikasi tetap akurat.
Persyaratan Sebelum Melakukan Merge
| Persyaratan | Keterangan | Status |
|---|---|---|
| Mengetahui seluruh Author ID | Catat seluruh ID yang akan digabung. | Wajib |
| Memastikan seluruh profil milik sendiri | Hanya profil milik penulis yang boleh digabung. | Wajib |
| Menyiapkan ORCID (opsional) | Memudahkan proses verifikasi. | Disarankan |
| Email aktif | Digunakan untuk komunikasi dengan Elsevier. | Wajib |
Penjelasan: Persiapan yang baik akan mempercepat proses verifikasi oleh Elsevier dan mengurangi kemungkinan permintaan merge ditolak.
Langkah-Langkah Merge Author ID Scopus
Jika Anda memiliki dua atau lebih Scopus Author ID, proses penggabungan dapat dilakukan melalui Scopus Author Feedback Wizard yang disediakan oleh Elsevier. Layanan ini memungkinkan penulis mengajukan permintaan agar seluruh publikasi, sitasi, dan metrik akademik digabungkan ke dalam satu profil.
Langkah Merge Author ID Scopus
| Langkah | Aktivitas | Penjelasan |
|---|---|---|
| 1 | Cari Profil Scopus | Temukan seluruh Author ID yang dimiliki menggunakan Author Search. |
| 2 | Catat Semua Author ID | Pastikan seluruh profil yang akan digabung sudah dicatat. |
| 3 | Masuk ke Author Feedback Wizard | Gunakan layanan resmi Elsevier untuk melakukan penggabungan. |
| 4 | Pilih Profil | Tentukan profil utama dan profil yang akan digabung. |
| 5 | Kirim Permintaan | Submit permintaan merge kepada tim Scopus. |
| 6 | Verifikasi Elsevier | Tim Scopus akan memeriksa kesesuaian data penulis. |
| 7 | Profil Digabung | Seluruh artikel dan sitasi akan muncul pada satu profil. |
Penjelasan
Langkah-langkah di atas merupakan prosedur resmi yang direkomendasikan Elsevier. Setelah proses selesai, seluruh publikasi akan dikelompokkan ke dalam satu Scopus Author ID, sehingga data sitasi dan h-index menjadi lebih akurat.
Cara Menggunakan Author Feedback Wizard
Author Feedback Wizard merupakan layanan resmi Scopus untuk memperbaiki data penulis.
Tahapan penggunaannya meliputi:
- Buka halaman Scopus Author Search.
- Cari nama penulis.
- Temukan seluruh profil yang muncul.
- Pilih opsi Request to merge authors.
- Login menggunakan akun Elsevier.
- Pilih profil utama.
- Pilih profil yang akan digabung.
- Periksa seluruh daftar artikel.
- Kirim permintaan.
- Tunggu proses verifikasi.
Penjelasan
Pastikan seluruh artikel yang dipilih benar-benar merupakan hasil karya Anda. Kesalahan memilih profil dapat menyebabkan proses merge ditolak atau membutuhkan verifikasi tambahan.
Estimasi Waktu Proses Merge
| Tahapan | Estimasi Waktu | Keterangan |
|---|---|---|
| Pengajuan | 5–10 menit | Penulis mengirim permintaan. |
| Verifikasi | Beberapa hari kerja | Tim Elsevier memeriksa data. |
| Pembaruan Profil | Setelah disetujui | Profil utama diperbarui. |
Penjelasan
Durasi pemrosesan dapat berbeda pada setiap kasus. Jika terdapat banyak artikel atau metadata yang kompleks, proses verifikasi dapat memerlukan waktu lebih lama.
Tips Agar Merge Author ID Cepat Disetujui
Agar permintaan merge berjalan lancar, lakukan beberapa langkah berikut:
| Tips | Manfaat |
|---|---|
| Gunakan ORCID | Mempermudah identifikasi penulis. |
| Nama Konsisten | Mengurangi risiko profil baru. |
| Periksa Metadata | Menghindari kesalahan artikel. |
| Gunakan Email Institusi | Mempercepat proses verifikasi. |
| Ajukan Semua Profil Sekaligus | Menghindari permintaan berulang. |
Penjelasan
Konsistensi identitas akademik merupakan faktor utama yang membantu sistem Scopus mengenali seluruh publikasi sebagai milik penulis yang sama. Oleh sebab itu, gunakan format nama, afiliasi, dan email yang seragam pada setiap artikel.
Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Merge
Beberapa kesalahan yang sering menyebabkan permintaan merge tertunda atau ditolak adalah:
- Menggabungkan profil milik penulis yang berbeda.
- Tidak memeriksa daftar artikel sebelum mengirim permintaan.
- Menggunakan nama yang berbeda pada setiap publikasi.
- Tidak memperbarui afiliasi institusi.
- Mengajukan merge sebelum artikel selesai diindeks.
- Tidak menghubungkan ORCID dengan publikasi.
Dengan menghindari kesalahan tersebut, peluang keberhasilan proses merge akan menjadi lebih tinggi.
Data Terbaru Mengenai Merge Author ID Scopus
Pengelolaan identitas penulis menjadi semakin penting seiring bertambahnya jumlah publikasi ilmiah di database Scopus. Elsevier menyediakan Scopus Author Feedback Wizard sebagai layanan resmi untuk membantu penulis memperbaiki profil, termasuk menggabungkan (merge) beberapa Scopus Author ID yang sebenarnya dimiliki oleh orang yang sama. Setelah permintaan disetujui, artikel, sitasi, dan metrik seperti h-index akan dihitung pada satu profil utama sehingga rekam jejak akademik menjadi lebih akurat.
Elsevier juga terus menyempurnakan algoritme pencocokan identitas penulis, namun profil ganda masih dapat terjadi apabila terdapat perbedaan penulisan nama, afiliasi, atau metadata artikel. Oleh karena itu, penulis disarankan untuk melakukan pengecekan profil secara berkala setelah artikel baru terindeks.
Data Terbaru Merge Author ID Scopus
| Aspek | Informasi Terbaru | Manfaat |
|---|---|---|
| Layanan Merge | Dilakukan melalui Scopus Author Feedback Wizard. | Proses resmi dari Elsevier. |
| Verifikasi | Dilakukan oleh tim Scopus. | Menjamin keakuratan data. |
| Penggabungan Sitasi | Sitasi dari profil yang digabung akan dihitung pada profil utama. | Meningkatkan akurasi metrik akademik. |
| Pembaruan h-index | Nilai h-index akan diperbarui setelah merge selesai. | Rekam jejak penelitian menjadi lebih representatif. |
| ORCID | Disarankan untuk dihubungkan dengan profil Scopus. | Mempermudah identifikasi penulis. |
Penjelasan
Data di atas menunjukkan bahwa proses merge bukan sekadar menggabungkan dua profil, tetapi juga memperbaiki seluruh rekam jejak akademik sehingga lebih mudah dikenali oleh institusi, pemberi hibah, dan peneliti lain.
Contoh Nyata Merge Author ID Scopus
Seorang dosen bernama Dr. Andi Pratama telah menerbitkan beberapa artikel selama beberapa tahun.
Pada artikel pertama, nama ditulis sebagai:
- Andi Pratama
Sedangkan pada artikel berikutnya ditulis sebagai:
- Andi P.
- A. Pratama
Akibat perbedaan penulisan tersebut, Scopus membentuk dua Author ID yang berbeda. Setelah melakukan pengecekan melalui Author Search, Dr. Andi mengajukan permintaan merge menggunakan Author Feedback Wizard.
Beberapa hari kemudian, permintaan disetujui sehingga:
- seluruh artikel berada dalam satu profil,
- jumlah sitasi menjadi lebih tinggi,
- nilai h-index diperbarui,
- profil menjadi lebih mudah ditemukan oleh peneliti lain.
Kasus seperti ini cukup umum terjadi, terutama pada penulis yang menggunakan variasi nama atau berpindah institusi.
Contoh Kondisi Sebelum dan Sesudah Merge
| Sebelum Merge | Sesudah Merge |
|---|---|
| Memiliki 2 Author ID. | Hanya memiliki 1 Author ID. |
| Artikel tersebar di dua profil. | Seluruh artikel berada pada satu profil. |
| Sitasi terpisah. | Sitasi dihitung secara terpadu. |
| h-index lebih rendah. | h-index diperbarui sesuai seluruh publikasi. |
| Sulit dikenali kolaborator. | Profil akademik lebih kredibel. |
Penjelasan
Tabel tersebut memperlihatkan bahwa proses merge memberikan dampak positif terhadap visibilitas publikasi, akurasi metrik, dan reputasi akademik penulis.
Referensi Tepercaya
Berikut beberapa referensi resmi yang dapat dijadikan rujukan mengenai proses merge Author ID Scopus:
- Elsevier Scopus Author Profiles
https://www.elsevier.com/products/scopus/author-profiles - Scopus Author Feedback Wizard
https://service.elsevier.com/app/answers/detail/a_id/14880/supporthub/scopus/ - Scopus Support Center
https://service.elsevier.com/app/home/supporthub/scopus/ - ORCID
https://orcid.org/ - Scopus Preview
https://www.scopus.com/
Publikasikan Artikel Anda Bersama Sentra Cendekia Publishing

Mempublikasikan artikel pada jurnal bereputasi membutuhkan persiapan yang matang, mulai dari pemilihan jurnal, pengecekan similarity, penyempurnaan naskah, hingga proses submission dan komunikasi dengan editor. Sentra Cendekia Publishing hadir sebagai mitra profesional yang siap mendampingi Anda dalam setiap tahap publikasi ilmiah.
Layanan Sentra Cendekia Publishing
- ✅ Pendampingan publikasi Jurnal Scopus (Q1, Q2, Q3, dan Q4).
- ✅ Pendampingan publikasi Jurnal SINTA.
- ✅ Cek Similarity Turnitin resmi.
- ✅ Academic proofreading (Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris).
- ✅ Editing dan formatting sesuai template jurnal.
- ✅ Konsultasi pemilihan jurnal berdasarkan bidang ilmu.
- ✅ Bantuan proses submission hingga artikel accepted.
- ✅ Pendampingan revisi reviewer dan editor.
Dengan pengalaman mendampingi banyak penulis dari berbagai perguruan tinggi dan lembaga penelitian, Sentra Cendekia Publishing berkomitmen menjadi Direct Publication Solution yang membantu meningkatkan peluang keberhasilan publikasi Anda pada jurnal nasional maupun internasional.
FAQ Cara Merge Author ID Scopus
Apa itu Merge Author ID Scopus?
Mengapa saya memiliki lebih dari satu Scopus Author ID?
Apakah merge Author ID Scopus berbayar?
Berapa lama proses merge Author ID Scopus?
Apakah seluruh sitasi akan ikut digabung?
Bagaimana cara menghindari Author ID ganda di masa depan?
Kesimpulan
Cara Merge Author ID Scopus merupakan solusi penting bagi penulis yang memiliki lebih dari satu profil di database Scopus. Dengan menggabungkan seluruh Scopus Author ID ke dalam satu profil, artikel ilmiah, jumlah sitasi, dan h-index akan menjadi lebih akurat sehingga mencerminkan produktivitas penelitian yang sebenarnya.
Selain meningkatkan kualitas rekam jejak akademik, proses merge juga memudahkan peneliti lain, institusi, dan lembaga pendanaan dalam mengidentifikasi kontribusi ilmiah seorang penulis. Oleh karena itu, setiap akademisi disarankan untuk rutin memeriksa profil Scopus, menjaga konsistensi penulisan nama dan afiliasi, serta segera mengajukan merge apabila ditemukan profil ganda melalui Scopus Author Feedback Wizard.

