Selamat datang di Sentra Cendekia Publishing Terima kasih telah mengunjungi Sentra Cendekia Publishing, mitra profesional bagi dosen, mahasiswa, peneliti, dan akademisi dalam proses publikasi jurnal nasional maupun internasional. Pada artikel ini, kami akan membahas secara lengkap mengenai cara memilih corresponding author yang tepat untuk publikasi jurnal internasional, khususnya jurnal yang terindeks Scopus. Anda akan memahami peran corresponding author, kriteria yang harus dimiliki, tanggung jawab selama proses editorial, hingga tips menentukan penulis korespondensi agar proses submission berjalan lancar. Dengan memahami cara memilih corresponding author, peluang komunikasi yang efektif dengan editor dan reviewer akan semakin besar sehingga proses publikasi menjadi lebih efisien.
Lembaga Publikasi Jurnal Terakreditasi & Bereputasi Terverfikasi

Proses Cara Upload Jurnal Scopus dimulai dari memastikan artikel sudah sesuai template jurnal, kemudian masuk ke tahap submission melalui sistem editorial seperti Elsevier Editorial Manager. Pada tahap awal, Anda perlu memahami Cara Submit Jurnal Scopus agar tidak terjadi kesalahan teknis. Setelah itu, lakukan pengecekan Template Jurnal Scopus sebelum unggah file manuskrip. Pastikan juga sudah melakukan Cek Similarity Jurnal untuk menghindari plagiarisme.
Selanjutnya, penulis wajib menyiapkan Format Jurnal Internasional yang sesuai standar Scopus. Jangan lupa memahami Proses Review Jurnal Scopus agar siap menghadapi revisi dari reviewer. Untuk meningkatkan peluang diterima, pelajari juga Strategi Publikasi Scopus serta Tips & Syarat Lolos Jurnal Scopus. Terakhir, Anda dapat menggunakan layanan Jasa Publikasi Scopus untuk pendampingan hingga artikel benar-benar terbit.
Apa Itu Jurnal Scopus?

Jurnal Scopus adalah proses menerbitkan artikel ilmiah pada jurnal yang telah terindeks dalam database Scopus, salah satu basis data sitasi terbesar di dunia. Jurnal yang terindeks Scopus telah melalui proses evaluasi yang ketat sehingga memiliki standar kualitas tinggi dalam aspek editorial, proses peer review, etika publikasi, dan dampak ilmiah.
Konsultasikan artikel Anda bersama Sentra Cendekia Publishing. Kami siap membantu proses publikasi jurnal Scopus maupun SINTA secara profesional.
Saya Ingin Publikasi ScopusCara Memilih Corresponding Author yang Tepat untuk Publikasi Jurnal Scopus
Corresponding author merupakan salah satu peran penting dalam publikasi artikel ilmiah. Penulis korespondensi bertanggung jawab menjadi penghubung utama antara tim penulis dengan editor jurnal selama proses submission, peer review, revisi, hingga artikel diterbitkan. Oleh karena itu, pemilihan corresponding author harus dilakukan secara tepat agar komunikasi berjalan efektif dan proses publikasi tidak mengalami hambatan.
Pembahasan Lengkap Cara Memilih Corresponding Author
Corresponding author tidak selalu merupakan penulis pertama (first author) maupun penulis terakhir (last author). Yang terpenting adalah individu tersebut memiliki kemampuan mengelola komunikasi dengan editor, memahami isi penelitian, serta mampu memberikan respons yang cepat selama proses publikasi.
| Kriteria | Penjelasan |
|---|---|
| Memahami Penelitian | Corresponding author harus memahami seluruh isi penelitian sehingga mampu menjawab pertanyaan editor maupun reviewer. |
| Mudah Dihubungi | Menggunakan email aktif dan rutin memeriksa pesan selama proses editorial berlangsung. |
| Memiliki Waktu | Siap merespons permintaan revisi, konfirmasi, dan komunikasi dari jurnal tepat waktu. |
| Mampu Berkomunikasi | Mampu menyampaikan tanggapan kepada editor secara profesional menggunakan bahasa akademik. |
| Memiliki ORCID | Banyak jurnal internasional meminta corresponding author memiliki akun ORCID yang aktif. |
| Koordinatif | Mampu mengoordinasikan seluruh penulis apabila terdapat revisi atau persetujuan dokumen. |
| Memahami Etika Publikasi | Mengetahui kebijakan jurnal, etika publikasi, serta aturan kepenulisan ilmiah. |
| Bertanggung Jawab | Bersedia menjadi penanggung jawab utama selama proses publikasi hingga artikel diterbitkan. |
Penjelasan:
Corresponding author berperan sebagai wakil resmi seluruh penulis. Oleh karena itu, pemilihannya tidak hanya didasarkan pada jabatan akademik, tetapi juga kemampuan mengelola komunikasi dan administrasi publikasi.
Langkah-Langkah Memilih Corresponding Author
Berikut langkah yang dapat dilakukan sebelum artikel dikirim ke jurnal:
| Langkah | Keterangan |
|---|---|
| 1 | Diskusikan peran seluruh penulis sejak awal penelitian. |
| 2 | Pilih penulis yang memahami keseluruhan isi artikel. |
| 3 | Pastikan memiliki email institusi yang aktif. |
| 4 | Lengkapi profil ORCID bila diminta jurnal. |
| 5 | Pastikan memiliki waktu selama proses review. |
| 6 | Tentukan siapa yang akan mengunggah artikel ke sistem jurnal. |
| 7 | Konfirmasi persetujuan seluruh penulis. |
| 8 | Cantumkan corresponding author pada title page dan metadata submission. |
Penjelasan:
Dengan menentukan corresponding author sejak awal, proses komunikasi selama editorial menjadi lebih jelas dan mengurangi risiko kesalahan informasi antarpenulis.
Data Terbaru Mengenai Corresponding Author
Berikut beberapa praktik yang umum diterapkan oleh jurnal internasional pada periode 2025–2026:
| Aspek | Informasi Umum (2025–2026) |
|---|---|
| Sebagian besar jurnal lebih menyarankan penggunaan email institusi dibandingkan email pribadi. | |
| ORCID | Banyak jurnal meminta corresponding author memiliki ORCID aktif. |
| Komunikasi | Seluruh keputusan editorial dikirim kepada corresponding author. |
| Revisi | Corresponding author bertanggung jawab mengirim hasil revisi dan tanggapan reviewer. |
| Publikasi | Proof artikel dan konfirmasi publikasi umumnya dikirim kepada corresponding author. |
Penjelasan:
Praktik tersebut menjadi standar umum pada banyak penerbit internasional. Namun, setiap jurnal dapat memiliki kebijakan yang sedikit berbeda sehingga penulis tetap perlu membaca Author Guidelines.
Contoh Nyata Penentuan Corresponding Author
Berikut ilustrasi sederhana mengenai pembagian peran dalam tim penulis:
| Peran | Tanggung Jawab |
|---|---|
| First Author | Menyusun manuskrip dan melakukan analisis penelitian. |
| Second Author | Membantu pengumpulan data dan revisi artikel. |
| Corresponding Author | Mengelola komunikasi dengan editor, mengunggah artikel, dan mengirim revisi. |
| Co-Author | Memberikan masukan ilmiah dan menyetujui versi akhir artikel. |
Penjelasan:
Dalam praktiknya, corresponding author dapat merangkap sebagai first author atau penulis lainnya selama seluruh penulis menyetujui pembagian peran tersebut.
Referensi Terpercaya
| Referensi | Link |
|---|---|
| ICMJE Recommendations | https://www.icmje.org/recommendations/ |
| Elsevier Author Hub | https://www.elsevier.com/authors |
| Scopus Sources | https://www.scopus.com/sources |
| Committee on Publication Ethics (COPE) | https://publicationethics.org |
| ORCID | https://orcid.org |
| Crossref | https://www.crossref.org |
| Springer Nature Author Guidelines | https://www.springernature.com/gp/authors |
| Wiley Author Services | https://authorservices.wiley.com |
Corresponding author adalah penulis yang bertanggung jawab menjadi penghubung utama antara tim penulis dengan editor jurnal selama proses publikasi.
Tidak. Corresponding author dapat merupakan first author, last author, maupun penulis lainnya sesuai kesepakatan tim dan kebijakan jurnal.
Tugas utamanya meliputi mengirim artikel, berkomunikasi dengan editor, mengoordinasikan revisi, serta menyampaikan informasi kepada seluruh penulis.
Banyak jurnal internasional mewajibkan atau sangat menganjurkan corresponding author memiliki ORCID aktif.
Karena seluruh komunikasi resmi dari jurnal, termasuk keputusan editorial dan permintaan revisi, akan dikirim ke alamat email tersebut.
Ya. Corresponding author tetap menjadi kontak utama apabila terdapat pertanyaan mengenai artikel setelah publikasi.
Beberapa jurnal mengizinkan lebih dari satu corresponding author, tetapi sebagian besar jurnal hanya menetapkan satu corresponding author utama.
Pilih penulis yang memahami penelitian secara menyeluruh, memiliki waktu untuk berkomunikasi dengan editor, menggunakan email aktif, serta mampu mengoordinasikan seluruh tim penulis.
Ingin menerbitkan artikel pada jurnal SINTA tetapi masih bingung menentukan jurnal yang sesuai, memperbaiki naskah, atau menghadapi proses revisi dari reviewer? Sentra Cendekia Publishing siap menjadi mitra publikasi Anda melalui layanan konsultasi, editing, proofreading, cek similarity, pemilihan jurnal, hingga pendampingan submit artikel. Bersama tim yang berpengalaman, proses publikasi menjadi lebih terarah, efisien, dan sesuai dengan standar jurnal ilmiah nasional.
Hubungi Sentra Cendekia Publishing sekarang dan wujudkan publikasi artikel ilmiah Anda di jurnal SINTA dengan pendampingan yang profesional dan terpercaya.
Kesimpulan
Memahami cara memilih corresponding author merupakan bagian penting dalam proses publikasi jurnal internasional. Corresponding author tidak hanya bertugas mengirim artikel, tetapi juga menjadi penghubung utama antara tim penulis dan editor selama proses submission, peer review, revisi, hingga publikasi. Oleh karena itu, penulis yang dipilih harus memahami isi penelitian, memiliki kemampuan komunikasi yang baik, menggunakan email aktif, serta mampu mengoordinasikan seluruh tim penulis.

